Ospek Tidak Terlepas dari Istilah Senioritas
Kegiatan Orientasi Pengenalan Kampus (Ospek) selama ini tidak terlepas dari istilah senior, yunior, uji mental dan lain sebagainya. Ini tentu saja menjadi ‘catatan hitam’ bagi citra pendidikan Indonesia.
Lembaga pendidikan yang harusnya mendidik serta mengajarkan pengetahuan dan budi pekerti dalam mencetak kader penerus bangsa, malah membuka lembaran barunya dengan kekerasan dan perpeloncoan.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Trisakti Hein Wangania mengatakan sesuatu yang berbeda. “Ospek Universitas Trisakti (Usakti), dimana dalam setiap kegiatan Pengenalan Program Studi Mahasiswa Baru (PPSMB) dan Pengenalan Program Studi dan Program Pendidikan (PPSPP) yang dilakukannya selalu mengusung tema yang ditujukan untuk membangun budaya tertib kampus,” kata Hein belum lama ini.
Ketimbang melakukan perploncoan yang mengarah pada kekerasan fisik, lanjutnya, Usakti justru mengisi masa orientasi mahasiswa dengan kegiatankegiatan yang lebih berbobot seperti Penyuluhan Anti Narkoba dan kegiatan Orientasi Reformis Muda Trisakti yang merupakan motivasi yang diberikan kepada mahasiswa baru untuk menunjukan nilai ketrisaktian dan bagaimana mahasiswa Trisakti itu seharusnya, dengan mendatangkan nara sumber dari Menteri- Menteri hingga alumni Usakti yang sudah mapan.
“Pada kegiatan PPSMB di kampus kami tidak ada kegiatan yang mengarah pada Bullying dan kekerasan. Itu sudah terlihat dari atribut yang dikenakan pada mahasiswa baru tidak menunjukan adanya perpeloncoan,” ujarnya.
Dijelaskan oleh Hein, dalam masa PPSMB Usakti, para mahasiswa baru tidak ada yang mengenakan atribut tidak wajar seperti memakai topi kerucut dari karton, memakai pot bunga plastik di kepala sebagai topi, mengikat sampah di pinggang, memakai dot balita, memakai karton di dada yang ditulis dengan nama hewan, memakai sepatu berbeda warna antara kaki kanan dengan kiri, dan atribut lain yang tidak ada hubungannya dengan pendidikan.
Senada diungkapkan oleh Presiden Mahasiswa Usakti, Puri Andamas, dia menyebutkan dalam kegiatan PPSMB Usakti, mahasiswa baru hanya diwajibkan menggunakan seragam hitam putih saja, tanpa atribut-atribut yang aneh-aneh. (guh/jpnn)
Sumber : indopos

EmoticonEmoticon